Internalisasi Mata Kuliah Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Main Article Content
Abstract
Internalisasi mata kuliah Anak Berkebutuhan Khusus merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan calon guru yang memiliki kompetensi inklusif. Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai karakteristik, kebutuhan, serta pendekatan pedagogis yang sesuai bagi anak dengan hambatan perkembangan. Proses internalisasi dilakukan melalui perpaduan pendekatan teoritis, praktis, dan reflektif. Pendekatan teoritis mencakup penguasaan konsep dasar tentang ragam kebutuhan khusus, asesmen perkembangan, dan strategi pembelajaran adaptif. Pendekatan praktis diwujudkan melalui observasi lapangan, microteaching, studi kasus, penyusunan IEP, serta praktik diferensiasi pembelajaran. Sementara itu, pendekatan reflektif mendorong mahasiswa untuk mengevaluasi pengalaman belajar melalui diskusi dan jurnal reflektif sehingga pemahaman yang diperoleh semakin mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif mahasiswa dalam memahami kategori ABK dan strategi intervensi, serta penguatan aspek afektif berupa tumbuhnya empati, sikap inklusif, dan kesadaran terhadap hak pendidikan anak. Selain itu, mahasiswa menunjukkan kemampuan psikomotorik dalam merancang pembelajaran ramah ABK, melakukan observasi perkembangan, dan menyusun perencanaan pendidikan individual. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teori, praktik, dan refleksi secara efektif membentuk kesiapan profesional mahasiswa dalam menghadapi lingkungan pendidikan inklusif. Rekomendasi mencakup penguatan praktik lapangan, peningkatan kolaborasi dengan ahli, pengembangan modul digital interaktif, serta pembaruan kompetensi dosen agar proses internalisasi mata kuliah ABK menjadi lebih optimal.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.